Langsung ke konten utama

PTPN I Reg 7 Lepas 57 Jemaah Calon Haji

 


BANDAR LAMPUNG--- Sebanyak 57 jemaah calon haji keluarga PTPN I Regional 7 tahun 1445 H/2024 dilepas dengan seremonial sederhana di Bandar Lampung, Rabu (15/5/24). SEVP Operation PTPN I Regional 7 Wiyoso dan SEVP Business Support PTPN IV Regional 7 KSO Bambang Eko Prasetyo, serta beberapa pejabat lainnya hadir untuk melepas para calon haji yang terdiri atas karyawan, pensiunan dan batih (keluarga) dari seluruh wilayah kerja PTPN I Regional 7.

Dalam sambutannya, mewakili Manajemen PTPN I Regional 7 SEVP Operation Wiyoso antara lain menyampaikan tentang momen terbaik saat mendapat panggilan ibadah haji di tempat dan waktu yang paling mustajabah, serta menyampaikan selamat kepada karyawan, pensiunan, dan batih yang mendapat undangan dari Alloh SWT., di musim haji tahun ini. Sebab, katanya, mereka terpilih dari jutaan umat yang mendambakan momen paling sakral bagi seorang muslim.

"Bapak ibu sedang mendapat kehormatan dari Alloh SWT sebagai tamu yang tentu akan dijamu dengan kemuliaan di tempat dan waktu yang paling mulia. Oleh sebab itu, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh untuk bisa fokus beribadah. Di Baitullah, berdoalah sebagaimana kita menginginkan kehidupan yang baik. Dan, titip doa untuk kejayaan dan kesuksesan perusahaan kita, PTPN I Regional 7," kata dia.

Mewakili jemaah yang akan berangkat, Moehammad Baasith didaulat untuk menyampaikan sambutan. Dalam kesempatan itu Manajer PTPN I Regional 7 Kebun Musi Landas ini menyampaikan tiga hal. Pertama, memohon doa kepada seluruh kerabat, keluarga, dan rekan kerja untuk keberangkatannya menunaikan ibadah haji. Kedua, memohon maaf jika selama berinteraksi selama ini ada sesuatu yang salah atau tidak berkenan. Ketiga, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama PTPN I Regional 7 yang telah membantu, mendukung, dan memuliakan para jemaah.

"Acara pelepasan ini adalah kehormatan bagi kami jemaah calon haji yang akan berangkat. Kami merasa tersanjung dan menyampaikan terima kasih karena telah memuliakan kami," kata dia.

Pada tausiahnya, Ust. Dr. Anas Hidayatullah dari UIN Raden Intan Lampung menguatkan spiritualitas jemaah calon haji agar bisa melaksanakan ibadah dengan sempurna. Anas mengatakan, ibadah haji hari ini sangat bernilai tinggi, bukan hanya nominal ongkosnya yang mahal, tetapi juga waktu tunggunya sangat lama, dan prosesinya juga tidak ringan. Ia berpesan, momen yang akan sulit terulang ini dimanfaatkan secara bijak.

"Ibadah haji ini istimewa. Maka, bagi kita yang sedang diberi kepercayaan oleh Alloh SWT, pastikan syarat rukunnya dilaksanakan dengan sempurna. Dengan demikian, predikat haji mabrur yang balasannya surga ini dapat diraih," kata dia.

Kepada para jemaah calon haji, PTPN I Regional 7 memberi uang saku dan bingkisan untuk kepentingan ibadah. (*)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

PTPN IV PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Raih Juara Umum PIC 2025

  Jakarta  –  PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), berhasil meraih gelar juara umum pada ajang Planters Innovation Competition (PIC) 2025. Kompetisi yang diikuti lebih dari 637 proposal dari seluruh entitas PTPN Group ini menjadi wadah lahirnya ide-ide kreatif untuk menjawab tantangan sektor perkebunan kelapa sawit. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang hadir menerima piala juara umum, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim inovator perusahaan atas pencapaian tersebut. “Dari 15 grand finalis di lima kategori, 10 tim berasal dari PalmCo dan mereka berhasil menyapu bersih juara pertama di setiap kategori. Ini bukti nyata bahwa inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ujar Jatmiko, di Jakarta, Selasa (16/09/2025). Menurut Jatmiko, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen PalmCo dalam mengintegrasikan inovasi dengan digitalisasi. “Industri sawit menghadapi tanta...