Langsung ke konten utama

Dukung BUMN Environmental Movement, SGN PG Soedhono bersama Masyarakat Ngawi Bersihkan Saluran Air

 

NGAWI - Unit Usaha PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula Soedhono bersama Masyarakat Desa Tambakromo dan Desa Geneng Kabupaten Ngawi Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembersihan sampah dan sedimen saluran air tersier lingkungan warga Sabtu (9/12). PT Sinergi Gula Nusantara merupakan salah satu anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara dengan komoditas tebu.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Setelah dilakukannya kegiatan ini, Kami berharap semakin banyak masyarakat sekitar sadar akan kebersihan lingkungan. Terutama saat ini sudah masuk musim hujan", ungkap Pujo Sumarsono Plt General Manager PG Soedhono.

Kegiatan yang rutin digelar PG Soedhono merupakan dukungan terhadap program Kementerian BUMN yaitu BUMN Environmental Movement dan menjadi salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility) Pilar Lingkungan dari Pabrik Gula SGN.

"Efektivitas kegiatan bersama ini terlihat dari saluran air yang bersih dari sampah, dalam waktu tidak sampai satu hari sampah dan Sedimen diperkirakan lebih dari 50 ton berhasil diangkat dan dibawa ketempat yang telah ditentukan", terang Pujo lebih lanjut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh General Manager Pabrik Gula Soedhono beserta jajarannya, Forkopimca (Forum Koordinasi Pimpinan di Kecamatan) Kec. Geneng serta Organisasi Sukarelawan PESONA Ngawi, serta masyarakat setempat.

"Kami menginisiasi kolaborasi bersama untuk pelestarian lingkungan termasuk dengan relawan PESONA Ngawi, diantaranya mengedukasi masyarakat agar mulai saat ini sampah sampah rumah tangga jangan dibuang di depan saluran air, lebih baik dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah di Desa Tambakromo-Desa Geneng yang telah ditentukan", tambah Agus Wibowo Asisten Manager SDM & Umum PG Soedhono.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan positif dari warga, Mbah Ndo salah satu warga yang menjadi relawan PESONA Ngawi berharap agar kegiatan tersebut dilakukan secara berkala dan menjadi gerakan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

"Kami berterimakasih kepada PG Soedhono yang melibatkan masyarakat, dan mengajak semua untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan", kata Mbah Ndo.

Sementara itu Brilliant Johan Anugerah Kepala Sub Divisi Komunikasi dan TJSL SGN menyambut baik kegiatan yang di selenggarakan di lingkungan kerja PG Soedhono tersebut.

“ SGN mendukung kegiatan sosial yang dilakukan di PG Soedhono, ini bisa dijadikan role model untuk unit usaha yang lain. Kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk kelestarian lingkungan dan hasil dan masnfaatnya akan kembali pada masyarakat. Pembangunan Pilar Lingkungan ini bagian dari program CSR SGN selain Pilar Sosial dan Pilar Ekonomi yang sudah berjalan “, ujar Brilliant. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

PTPN IV PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Raih Juara Umum PIC 2025

  Jakarta  –  PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), berhasil meraih gelar juara umum pada ajang Planters Innovation Competition (PIC) 2025. Kompetisi yang diikuti lebih dari 637 proposal dari seluruh entitas PTPN Group ini menjadi wadah lahirnya ide-ide kreatif untuk menjawab tantangan sektor perkebunan kelapa sawit. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang hadir menerima piala juara umum, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim inovator perusahaan atas pencapaian tersebut. “Dari 15 grand finalis di lima kategori, 10 tim berasal dari PalmCo dan mereka berhasil menyapu bersih juara pertama di setiap kategori. Ini bukti nyata bahwa inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ujar Jatmiko, di Jakarta, Selasa (16/09/2025). Menurut Jatmiko, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen PalmCo dalam mengintegrasikan inovasi dengan digitalisasi. “Industri sawit menghadapi tanta...