Langsung ke konten utama

Persiapan PTPN 1 Sebagai Surviving Entity Dalam Pembentukan Supporting Co.

 

Gedung Kantor Pusat PTPN I - Foto (holding)

Kesiapan PTPN yang menunjuk PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co, dan akan bergabung PTPN II, PTPN VII, PTPN VIII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII dan PTPN XIV tercermin dari pencapaian perusahaan di tahun 2022 lalu. PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co berkomitmen dalam pembangunan pertanian di Indonesia yang lebih baik dan bisa menciptakan ketahanan pangan Nasional.

Diharapkan Supporting Co dapat mendukung 3 dari 7 prioritas Nasional. Pertama, memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.  Kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan hasil pembangunan. Ketiga, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan atas bencana dan perubahan iklim.

Supporting Co nantinya akan menjadi pengelola aset perkebunan PTPN unggul di Indonesia yang bertujuan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan mengoptimalkan sumber daya alam berkelanjutan dengan prinsip ramah lingkungan. Pembentukan Supporting Co juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan di PTPN, dapat memberikan layanan dan dukungan bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis dari PTPN. Dengan adanya Supporting Co, karyawan PTPN akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetisi sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN.

Harapan PTPN I bisa mewujudkan perusahaan ramah lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan, memperhatikan prinsip konservasi lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan yang dicapai generasi sekarang tidakakan mengorbankan kepentingan generasi mendatang. Semoga Supporting Co akan mencapai target lebih besar yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi perusahaan pengelolaan aset perkebunan unggul dan terbaik di Indonesia di masa mendatang yang mampu menjaga ketahanan pangan dan energi. (holding/cc)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

PTPN IV PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Raih Juara Umum PIC 2025

  Jakarta  –  PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), berhasil meraih gelar juara umum pada ajang Planters Innovation Competition (PIC) 2025. Kompetisi yang diikuti lebih dari 637 proposal dari seluruh entitas PTPN Group ini menjadi wadah lahirnya ide-ide kreatif untuk menjawab tantangan sektor perkebunan kelapa sawit. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang hadir menerima piala juara umum, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim inovator perusahaan atas pencapaian tersebut. “Dari 15 grand finalis di lima kategori, 10 tim berasal dari PalmCo dan mereka berhasil menyapu bersih juara pertama di setiap kategori. Ini bukti nyata bahwa inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ujar Jatmiko, di Jakarta, Selasa (16/09/2025). Menurut Jatmiko, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen PalmCo dalam mengintegrasikan inovasi dengan digitalisasi. “Industri sawit menghadapi tanta...