Langsung ke konten utama

PTPN IV Regional V Gelar Khitanan Massal, Wujud Kepedulian Holding Perkebunan Nusantara untuk Generasi Sehat dan Taqwa

  Paser – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, PT Perkebunan Nusantara IV Regional V yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), menyelenggarakan khitanan massal bagi 54 anak dari keluarga kurang mampu di Polikbun Kebun Tabara, Kabupaten Paser, Sabtu (1309/2025). Kegiatan ini digelar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mengusung tema “Wujud Kepedulian, Menuju Generasi Sehat dan Taqwa.”



Hadir dalam kegiatan ini, Manager Kebun TabaraAnwar Anshari, Kapolsek Long Ikis IPTU Slamet Hafidin, Kepala Desa Pasir Mayang Kamaruddin, Ketua BPD Desa Lombok, serta para orang tua peserta khitan.

Kepala Desa Pasir Mayang, Kamaruddin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami bersyukur dan menyambut baik pelaksanaan khitanan massal ini. Banyak orang tua merasa lega karena anak-anak mereka bisa menunaikan kewajiban agama tanpa harus memikirkan biaya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan semakin erat ke depan,” ujarnya.

Senada, Kapolsek Long Ikis, IPTU Slamet Hafidin, menekankan nilai penting khitanan massal dalam membangun masa depan generasi muda. “Khitanan bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga langkah penting menjaga kesehatan. Kami berharap anak-anak yang disunat tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi. Dengan sinergi keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat, kita dapat mencetak generasi berakhlak mulia yang siap membangun bangsa,” ungkapnya.

Manager Kebun Tabara, Anwar Anshari, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. “Kami berharap khitanan massal ini bukan hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga mempererat silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat. Bahkan, kami menyiapkan fasilitas jemput-antar untuk peserta dari desa yang jauh agar lebih nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, menambahkan bahwa pelaksanaan program TJSL diarahkan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program TJSL, kami ingin memastikan kehadiran PTPN IV Regional V memberikan nilai tambah, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya. Khitanan massal ini diharapkan melahirkan generasi yang sehat jasmani dan rohani, sesuai dengan tema kegiatan,” ungkap Surya.

Seluruh biaya khitan ditanggung perusahaan, dan anak-anak peserta juga mendapat bingkisan sebagai bentuk perhatian lebih. Melalui kegiatan ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang sehat, religius, dan berdaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...