Langsung ke konten utama

  Pontianak – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) hadirkan Program Magang Terpadu. Program ini menyasar kepada ribuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya sebagai syarat akademik, PalmCo memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman vokasi hingga peluang nyata di dunia kerja.

"Bonus demografi kita di tenaga muda sangat besar. Gen Z kita masih rentan menganggur. Maka kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis dan relevan dengan kebutuhan industri," ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/08/2025) di Jakarta.

 


Sepanjang 2024 hingga Semester I ini, PalmCo tercatat telah menyerap sedikitnya 1.409 peserta magang. Terdiri dari 118 orang siswa SMK, 1.159 mahasiswa, dan 132 lainnya merupakan peserta MAGENTA.. Mereka ditempatkan di berbagai wilayah operasional Perusahaan. Mulai dari kantor pusat di Jakarta hingga unit kerja yang tersebar di Aceh sampai Sulawesi.

“PalmCo percaya investasi terbaik adalah pada manusia. Dengan SDM yang unggul, kita tidak hanya memperkuat pondasi bisnis. Tapi juga memastikan masa depan kita, generasi muda bangsa untuk siap. Siap dalam menghadapi tantangan sekaligus peluang di masa depan,” katanya.

Untuk itu, Jatmiko menyebutkan bahwa pihaknya juga memberikan peluang karier lanjutan. Utamanya kepada  pemagang yang menunjukkan performa dan prestasi. “Program magang terpadu ini membuka kemungkinan bagi mereka yang unggul untuk bergabung. Tentunya proses seleksi dan governance tetap dilakukan. Tetapi kesempatan itu ada bagi peserta magang yang menunjukkan kualitas terbaik,” tegas Jatmiko.

Salah satu cerita lahir dari program magang ini adalah Nabila Shifa. Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma ini mengikuti Program Magang Generasi Bertalenta di Head Office PTPN IV PalmCo pada 2024.

MAGENTA sendiri merupakan program magang terpadu bagi santri, mahasiswa, dan fresh graduate. Pesertanya dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dengan praktik langsung di dunia kerja. Tujuannya agar mereka mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan sesuai standar kerja profesional di BUMN.

“Pengalaman mengikuti MAGENTA di Kantor Direksi PalmCo memberikan saya banyak pelajaran berharga. Terutama tentang kedisiplinan, profesionalisme, dan cara menghadapi tantangan nyata di dunia kerja. Semua itu menjadi bekal penting dalam membangun karakter saya,” ungkap Nabila.

Keseriusannya terbukti membawa hasil. Pasca menyelesaikan program magang, Nabila kini resmi diangkat sebagai karyawan di perusahaan. “Saya bersyukur sekali. Pengalaman magang membuka jalan untuk meniti karier di perusahaan ini. Bagi saya, magang menjadi pintu menuju masa depan,” tambahnya.

Selain membuka vokasi, PalmCo juga melakukan banyak program untuk pengembangan Gen Z. PalmCo membantu siswa SMA sederajat, untuk mengikuti bimbingan belajar gratis. Hasilnya mentereng, 90 persen siswa bimbel binaan PalmCo lulus PTN. Selanjutnya bagi mahasiswa, ada berbagai bentuk beasiswa yang dijalankan. Salah satunya PalmCo Scolarship. Bekerjasama dengan benih baik, PalmCo tanggung biaya kuliah hingga biaya hidup mahasiswa di berbagai provinsi. Durasinya mencapai bantuan 4 tahun! Ditambah lagi, jika berprestasi, mereka juga diberi peluang diterima bekerja di BUMN Perkebunan sawit itu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...