Langsung ke konten utama

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Bangun Sinergi Jangka Panjang dengan Pemkot Medan

  Jakarta – PTPN IV PalmCo, entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan jajaran direksi perusahaan dengan Pemkot Medan di Balai Kota, Kamis (11/09/2025).



Melalui pendekatan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo menyatakan kesiapan untuk mendukung sejumlah program strategis kota, mulai dari penyediaan sarana publik hingga penguatan infrastruktur sosial.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Irwan Perangin-angin, yang hadir mewakili Direktur Utama Jatmiko Santosa, menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Sebagai bagian dari BUMN, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PTPN IV PalmCo membawa manfaat nyata, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sosial dan lingkungan. Sejumlah inisiatif sedang kami siapkan, antara lain pembangunan halte, pengadaan ambulans, serta dukungan terhadap pengelolaan lingkungan kota,” ujar Irwan.

Irwan menambahkan, PTPN IV PalmCo merupakan hasil konsolidasi sejumlah anak perusahaan PTPN yang kini difokuskan pada pengelolaan komoditas kelapa sawit, karet, teh, dan kopi. Produksi turunan minyak kelapa sawit mentah (CPO) saat ini mencapai 3,2 juta ton per tahun.

Restrukturisasi yang dilakukan oleh induk usaha, PTPN III (Persero), merupakan bagian dari transformasi Holding Perkebunan Nusantara untuk memperkuat daya saing dan meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan pangan serta energi nasional.

“Restrukturisasi ini memberi ruang bagi PalmCo untuk lebih adaptif dan fokus. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian bisnis dan keberlanjutan sosial. Prinsip kami, perusahaan tumbuh bersama masyarakat,” jelas Irwan.

Pemerintah Dorong Kolaborasi Terarah

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik komitmen yang disampaikan PTPN IV PalmCo. Ia menilai kehadiran perusahaan besar seperti PalmCo perlu menjadi bagian dari ekosistem pembangunan kota yang berpihak pada kepentingan warga.

“Pembangunan membutuhkan dukungan dari semua pihak. Kami berharap program TJSL PalmCo dapat berjalan searah dan memberi dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam bentuk infrastruktur dasar seperti halte dan tempat sampah, maupun program lingkungan seperti penanaman pohon,” kata Rico.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Medan akan memperkuat koordinasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar pelaksanaan TJSL sektor swasta maupun BUMN sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Citra Effendi Capah, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Benny Iskandar Nasution.

Bagi PTPN IV PalmCo, keterlibatan aktif dalam agenda pembangunan kota merupakan bagian dari menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan sebaran wilayah kerja dari Sumatera hingga Sulawesi, PalmCo menilai kolaborasi jangka panjang dengan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan usaha dan kepentingan masyarakat.

“Kami percaya, perusahaan hanya akan tumbuh kuat bila masyarakat di sekitarnya juga tumbuh. Karena itu, ke depan, kami ingin menjadikan TJSL sebagai platform kolaborasi yang terbuka dan berdampak,” ungkap Irwan.

Sementara itu, Wali Kota Medan menutup dengan apresiasi atas langkah PalmCo. “Semoga PTPN IV PalmCo terus berjaya, dan bersama-sama kita wujudkan Kota Medan yang lebih hijau, ramah, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...