Langsung ke konten utama

Holding Perkebunan Nusantara dan Business Council Rusia Jalin Kolaborasi Riset Industri Gula Melalui PT RPN

  Pasuruan, 28 Agustus 2025 – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak usahanya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), memperkuat kolaborasi internasional dengan menerima kunjungan delegasi Business Council Rusia. Pertemuan ini berlangsung di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan, Jawa Timur, dan menjadi momentum strategis dalam membangun kerja sama bilateral di bidang riset serta pengembangan industri gula.

Rangkaian kunjungan diawali dengan eksplorasi Museum Gula dan Perpustakaan P3GI yang menyimpan rekam jejak panjang sejarah industri gula Indonesia. Delegasi juga meninjau langsung fasilitas riset lapang, termasuk pengembangan varietas tebu terbaru yang telah dirilis sebagai bentuk nyata kontribusi P3GI dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri gula nasional.

Deputi CEO Business Council Rusia dan Indonesia, Alexander Popov, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian P3GI. “Kami sangat terkesan dengan kerja keras dan inovasi yang ditunjukkan oleh P3GI. Kunjungan ini membuka peluang besar bagi kerja sama di bidang riset, teknologi, dan pertukaran pengetahuan. Kami percaya kolaborasi ini akan membawa manfaat tidak hanya bagi Indonesia dan Rusia, tetapi juga bagi pengembangan industri gula secara global,” ujarnya.

Sementara Kepala P3GI, Aris Lukito, menegaskan bahwa kunjungan tersebut mencerminkan pengakuan internasional terhadap kualitas riset perkebunan Indonesia. “Kehadiran delegasi Business Council Rusia menjadi bukti bahwa hasil riset P3GI mendapat perhatian dunia. Kami siap memperluas kolaborasi, baik dalam pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, maupun pertukaran pengetahuan, demi kemajuan industri gula nasional,” tutur Aris.

Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN optimistis kunjungan ini akan menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama riset dan teknologi dengan Rusia. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan membuka peluang kemitraan internasional yang lebih luas demi mendukung ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengembangan tebu dan industri gula berkelanjutan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...