Langsung ke konten utama

Holding Perkebunan Nusantara Apresiasi Prestasi Putri Karyawan PTPN I di Ajang Duta Bahasa Nasional 2025

  Jakarta - Prestasi membanggakan kembali hadir dari keluarga besar PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Subholding Supporting Co di bawah Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group). Putri Ayu Lestari atau akrab disapa Puyu, mahasiswa Universitas Lampung sekaligus anak karyawan PTPN I Regional 7, berhasil meraih peringkat 7 dalam ajang Duta Bahasa Nasional 2025.



Putri Ayu Lestari yang berpasangan dengan M. Azra Lilam Putra tampil mewakili Provinsi Lampung. Keduanya meraih juara harapan 1 alias peringkat 7 nasional. Sementara posisi tiga besar diraih delegasi Bali (juara 1), Jawa Timur (juara 2), dan DKI Jakarta (juara 3).

Perjalanan Puyu hingga tingkat nasional ditempuh melalui seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga mewakili Lampung di kompetisi nasional yang digelar Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Pada malam penganugerahan, Puyu dan Azra tampil memukau dengan busana adat Lampung yang memadukan tapis merah-emas dan siger. Hadiah diserahkan langsung oleh Istri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Nurul Mazidah Fazar Riza Ulhaq, disaksikan jajaran pejabat utama Kemendikbudristek.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Kami di PTPN I sangat bangga dengan prestasi Putri Ayu Lestari, anak dari Pak Andi, karyawan PTPN I Regional 7 yang saat ini bertugas di Head Office Jakarta. Ini adalah kabar gembira yang membuktikan bahwa sumber daya manusia unggul lahir dari keluarga besar PTPN I,” ujar Teddy, Sabtu (13/9/25).

Teddy menambahkan, PTPN I secara konsisten berkomitmen mendukung dan mengapresiasi setiap prestasi putra-putri karyawan, baik di bidang olahraga, seni, budaya, maupun akademis. “Prestasi Puyu ini menambah daftar panjang pencapaian anak-anak karyawan kami. PTPN I tidak hanya berfokus pada kinerja perusahaan, tetapi juga pada pengembangan potensi individu di seluruh keluarga besar kami,” tegasnya.

Senada, Region Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun, menilai keberhasilan Puyu menjadi bukti nyata bahwa semangat juang dan talenta gemilang tumbuh subur di lingkungan keluarga besar PTPN I. “Terima kasih Putri Ayu, anak Pak Andi. Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan namamu dan keluargamu, tetapi juga menjadi kebanggaan PTPN I Regional 7. Hal ini semakin memperkuat keyakinan kami bahwa investasi pada pengembangan sumber daya manusia, termasuk dukungan terhadap potensi anak-anak karyawan, adalah langkah yang sangat penting,” kata Tuhu.

Pencapaian Puyu juga menjadi inspirasi bagi generasi muda, sekaligus memperkuat citra PTPN I dan Holding Perkebunan Nusantara sebagai perusahaan yang menempatkan sumber daya manusia sebagai aset utama untuk membangun masa depan yang berdaya saing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...