Langsung ke konten utama

18 Karyawan PTPN IV Regional V Ikuti Sertifikasi Ahli K3, Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Jaga Produktivitas dan Keselamatan

 Pontianak – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo Regional V menugaskan 18 karyawan untuk mengikuti In House Training Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum. Pelatihan berlangsung pada 11–23 Agustus 2025 di Hotel Loman Park, Yogyakarta, bekerja sama dengan Patrari Jaya Consultant.



Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan kapabilitas karyawan di kebun maupun pabrik kelapa sawit, sejalan dengan ketentuan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 2 Tahun 1992, serta persyaratan RSPO yang mewajibkan keberadaan Ahli K3 di setiap tempat kerja.

Materi pelatihan mencakup kebijakan dan prinsip dasar K3, regulasi K3 dan P2K3, sistem dan audit manajemen K3, manajemen risiko, pengawasan K3 pada berbagai aspek (pesawat uap, bejana tekan, mekanik, listrik, konstruksi, lingkungan kerja, dan penanggulangan kebakaran), analisis kecelakaan, praktik lapangan, hingga seminar dan evaluasi.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko K3 sesuai bidang tugas, berperan aktif dalam P2K3, serta mengembangkan program K3 secara proaktif.

Kepala Subbagian Pengembangan SDM & Talenta PTPN IV Regional V, Djoko Purwanto, yang mewakili Kepala Bagian SDM dan Sistem Manajemen, Donny Usman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan kompetensi SDM terus meningkat sehingga mampu mendukung proses bisnis dan penerapan standar keselamatan kerja perusahaan,” ungkap Djoko.

PTPN IV Regional V berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan produktivitas, dan menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...