Langsung ke konten utama

Peringati Hari Anak Nasional, PTPN Group Bantu Anak Disabilitas Melalui Program TJSL

 

Jambi – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui entitas usahanya, PTPN IV Regional 4, PTPN Group menyerahkan sebanyak 10 set alat bantu untuk mendukung aktivitas anak-anak disabilitas di Provinsi Jambi agar tetap dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mandiri.



Agenda dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2025, Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Panti Sosial dan Rehabilitasi Sentra Alyatama, yang merupakan lembaga khusus untuk perawatan dan rehabilitasi anak-anak penyandang disabilitas, pada Kamis (24/7/2025).

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari 7 unit kursi roda, 2 alat bantu dengar, dan 1 pasang sepatu AFO (Ankle Foot Orthosis). Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris PTPN IV Regional 4, Hariman Siregar, kepada Kepala Panti, Hendra Permana, dan diteruskan kepada anak-anak penerima manfaat.

“Kami berharap bantuan ini bisa membantu anak-anak disabilitas dalam berkegiatan sehari-hari. Anak-anak ini perlu perhatian kita secara khusus baik secara lahiriah dan batiniah. Kebetulan saat ini Hari Anak Nasional, 23 Juli 2025, kita berikan perhatian agar mereka makin ceria dan optimis,” kata Hariman Siregar.

Hariman menambahkan bahwa anak-anak penyandang disabilitas membutuhkan perhatian khusus dalam beraktivitas. Karena itu, program TJSL PTPN IV Regional 4 setiap tahunnya menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak disabilitas, dengan tujuan memberikan motivasi, edukasi, serta bantuan yang mendukung keberfungsian sosial mereka.

Sementara itu, Kepala Panti Alyatama, Hendra Permana, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak asuhnya. “Terima kasih PTPN IV Regional 4. Apa yang diberikan saat ini adalah alat penunjang aktivitas anak yang sangat mendesak. Bila menunggu bantuan dari pemerintah tentu memiliki prosedur yang cukup lama. Ini PTPN datang memberi apa yang kami butuhkan sebenarnya. Istilahnya ini bantuan tepat guna,” ujar Hendra.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...