Langsung ke konten utama

Jaga Investasi Berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III Perkuat Sinergi dengan Kejari Kampar

Bangkinang - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitas usahanya, PTPN IV PalmCo Regional III, terus memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Negeri Kampar, Provinsi Riau. Langkah tersebut dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, pada Rabu (23/7/2025).



Penandatanganan MoU dilakukan oleh Corporate Secretary and Legal PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Sapta Putra. Sinergi ini dilakukan salah satunya sebagai langkah bersama menjaga keberlanjutan investasi dan mendukung percepatan program prioritas nasional.

Kajari Kampar, Sapta Putra, mengapresiasi komitmen PalmCo Regional III dalam membuka ruang sinergi bersama Korps Adhyaksa. Ia menegaskan bahwa Kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum, legal opinion, dan layanan lainnya dalam kerangka penegakan hukum yang berkeadilan.

"PTPN IV Regional III telah menunjukkan kontribusi besar di Kampar, bahkan melampaui ketentuan FPKM 20 persen dengan kemitraan mencapai 60 persen. Sebagai Jaksa Pengacara Negara, kami siap mendampingi dan menjadi bagian dari transformasi mewujudkan Asta Cita Presiden," ujarnya.

Sementara itu, Andiansyah Hamdani menyampaikan bahwa kemitraan antara PTPN IV dan masyarakat sudah berlangsung sejak 1996 dengan luas kemitraan mencapai 21.325 hektare dari total 36.039 hektare kebun inti di Kampar.

Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan Kejari untuk menghadirkan kepastian hukum dan melindungi aset negara dari potensi gangguan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. “Kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi hukum Perusahaan dan menjaga keberlangsungan operasional di daerah, utamanya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi,” ujar Aan.

Adapun ruang lingkup kerja sama ini mencakup bantuan hukum, pendampingan, legal audit, hingga pertukaran data dan penguatan kelembagaan. Diharapkan kerja sama ini mampu menjadi langkah strategis dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di sektor perkebunan nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...