Langsung ke konten utama

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Kakao Lewat Sinergi PT RPN dan PT Anugerah Cokelat Indonesia

  Bogor, 11 Agustus 2025 – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) bersama PT Anugerah Cokelat Indonesia resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan hilirisasi komoditas kakao dan turunannya.



Penandatanganan yang berlangsung pada Senin (11/8) ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri kakao nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk cokelat Indonesia di pasar global.

Hadir dalam agenda tersebut, Direktur PT RPN Iman Yani Harahap; SEVP Operation I, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II, Misnawi; beserta jajaran. Turut hadir Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI), Dini Astika Sari. Dari pihak PT Anugerah Cokelat Indonesia, hadir Chief Executive Officer Irene Surosoputra dan Co-Founder Nugroho Surosoputra.

Kepala PPKKI Dini Astika Sari menekankan pentingnya mendorong produk cokelat Indonesia lebih dekat ke konsumen domestik, yang hingga kini masih didominasi produk impor. “Kolaborasi ini sangat strategis karena sesuai dengan keinginan pemerintah untuk mengembangkan hilirisasi komoditas kakao. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan sukses dan lancar, sehingga kita bisa saling mengisi dengan memanfaatkan fasilitas pabrik yang tersedia,” ujar Dini.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur PT RPN Iman Yani Harahap menegaskan keterbukaan perusahaan dalam menjalin kerja sama strategis untuk memajukan industri perkebunan, khususnya kakao. “Kita semua sepakat bahwa kakao Indonesia termasuk yang terbaik di dunia dari sisi bahan baku dan berpotensi besar. Namun, tantangan di hilir seperti segmentasi pasar perlu mendapat perhatian serius. Kunci utamanya adalah hilirisasi yang berkembang dengan baik sehingga ekosistemnya dapat optimal,” tegas Iman.

Sementara itu, Co-Founder PT Anugerah Cokelat Indonesia Nugroho Surosoputra mengungkapkan visi besar perusahaannya untuk mengangkat citra kakao Indonesia di kancah internasional. “Kami memiliki mimpi besar untuk menghadirkan cokelat berkualitas tinggi dari bahan baku kakao Indonesia. Kami tidak mungkin berjalan sendiri dengan skala yang masih terbatas, sehingga kerja sama ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi tersebut,” ungkap Nugroho.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua perusahaan sepakat menjalin sinergi dalam bidang penelitian dan pengembangan, transfer teknologi, serta peningkatan kualitas produk cokelat Indonesia agar mampu memenuhi standar pasar domestik maupun internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

PTPN IV PalmCo, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Raih Juara Umum PIC 2025

  Jakarta  –  PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), berhasil meraih gelar juara umum pada ajang Planters Innovation Competition (PIC) 2025. Kompetisi yang diikuti lebih dari 637 proposal dari seluruh entitas PTPN Group ini menjadi wadah lahirnya ide-ide kreatif untuk menjawab tantangan sektor perkebunan kelapa sawit. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang hadir menerima piala juara umum, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim inovator perusahaan atas pencapaian tersebut. “Dari 15 grand finalis di lima kategori, 10 tim berasal dari PalmCo dan mereka berhasil menyapu bersih juara pertama di setiap kategori. Ini bukti nyata bahwa inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ujar Jatmiko, di Jakarta, Selasa (16/09/2025). Menurut Jatmiko, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen PalmCo dalam mengintegrasikan inovasi dengan digitalisasi. “Industri sawit menghadapi tanta...