Langsung ke konten utama

Dari TK Bangun 01 Getas, Holding Perkebunan Nusantara Tanamkan Nilai Karakter Sejak Dini

  SEMARANG --- Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I Regional 3 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui keberadaan TK Bangun 01 Getas di Komplek Perkantoran Kampoeng Kopi Banaran, Semarang.



Lembaga pendidikan yang dikelola oleh Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN I Regional 3 Kebun Getas ini menjadi wadah pembinaan generasi penerus bangsa dengan berbagai program unggulan, baik di dalam maupun luar kelas.

Salah satu kegiatan yang menjadi favorit para siswa adalah latihan drumband. Setiap kali jadwal latihan tiba, semangat anak-anak semakin terpacu untuk belajar dan berkreasi. Hal ini tampak dari antusiasme Yasmin Kania (6), salah satu siswa TK Bangun 01 Getas, yang rela bangun lebih pagi untuk mengikuti latihan.

“Iya, tadi subuh dia bangun sendiri dan langsung minta bersiap berangkat sekolah. Dia ingat karena tadi malam saya bilang bahwa besok pagi latihan drumband. Dia semangat banget,” ujar Maria Litta, ibu Yasmin.

TK Bangun 01 Getas tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak karyawan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar. Maria Litta, warga Dusun Senggrong, Kecamatan Bringin, Semarang, menilai TK ini memiliki reputasi panjang dan unggul dalam pembentukan karakter anak.

“TK ini sudah ada sejak dulu dan sangat baik. Lingkungannya asri, guru-gurunya teladan, dan kegiatan anak-anak sangat banyak. Menurut saya ini penting karena pendidikan usia dini adalah dasar pembentukan karakter,” jelasnya.

Kepala Yayasan TK Bangun 01 Getas, Rina Setiadi, menyebut lembaga ini berdiri sejak 1958. Awalnya hanya sebagai penitipan anak karyawati, lalu berkembang menjadi sekolah prasekolah pada 1992. Tahun ajaran 2025, TK ini memiliki 54 siswa yang terbagi dalam kelompok A (usia 4–5 tahun) dan kelompok B (usia 5–6 tahun). “Saya yakin TK ini telah banyak melahirkan putra-putri terbaik bangsa yang kini berkiprah di pemerintahan, BUMN, maupun swasta di seluruh Indonesia,” ujar Rina.

Melalui TK Bangun 01 Getas dan lembaga sejenis di berbagai wilayah operasional, Holding Perkebunan Nusantara berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan generasi emas bangsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...