Langsung ke konten utama

Bosscha Cafe PTPN I Regional 2, Inovasi Holding Perkebunan Nusantara Promosikan Teh Walini dengan Konsep Edukasi

  Bandung - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I Regional 2 menghadirkan inovasi baru dalam mempromosikan produk unggulannya. Melalui Bosscha Cafe yang berlokasi di Jalan Ir. H. Djuanda No. 92, Bandung, perusahaan menghadirkan konsep unik yang menggabungkan bisnis, edukasi, dan promosi produk teh kebanggaan Nusantara, Teh Walini.



“Aspek bisnis dan edukasi kami satukan di Bosscha Cafe. Kami ingin kafe ini menjadi etalase produk-produk PTPN I, terutama Teh Walini. Pengunjung tidak hanya membeli, tapi juga mendapatkan pengalaman berharga tentang dunia teh,” ujar Hasnah Hanifah, Asisten Manajer Food & Beverages PTPN I Regional 2, di Bandung, Rabu (27/08).

Hasnah, yang akrab disapa Teh Hani, menjelaskan bahwa pengunjung dapat menikmati sajian teh sembari melihat foto-foto bersejarah yang terpampang di dinding kafe, yang menceritakan perjalanan panjang perkebunan teh PTPN. Barista juga siap memberikan penjelasan mendalam tentang proses pengolahan teh, mulai dari teh putih, teh hijau, hingga teh hitam, termasuk manfaatnya bagi kesehatan.

“Melalui pendekatan modern dan interaktif, kami ingin mengubah persepsi bahwa teh hanyalah minuman kuno, menjadi minuman yang modern dan kekinian,” lanjut Hasnah.

Selain menjadi sarana edukasi, kehadiran Bosscha Cafe diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan memperkuat brand awareness Teh Walini, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perusahaan.

Sejumlah pengunjung pun memberikan apresiasi atas konsep yang diusung kafe ini. Siska, warga asal Soreang, Bandung, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda.
“Tidak menyangka, ke kafe ini ternyata bisa sekaligus dapat pengetahuan baru. Saya bisa melihat foto-foto perkebunan teh yang indah, dan mendapat penjelasan langsung dari barista. Jadi, tidak hanya sekadar minum, tapi juga dapat cerita di balik secangkir teh,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Adi, pengunjung lainnya.
“Ini ide yang cerdas. Sambil santai, kita bisa belajar sejarah dan lebih mengenal produk lokal. Teh Walini yang disajikan juga rasanya enak dan variatif,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Bosscha Cafe diharapkan dapat menjadi jembatan antara PTPN I Regional 2 dan masyarakat luas. Selain menjadi pusat promosi produk, kafe ini juga dirancang sebagai ruang nyaman bagi karyawan, tamu, maupun masyarakat sekitar untuk bersantai dan berdiskusi.

Bosscha Cafe buka setiap hari kerja pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Kehadirannya menegaskan komitmen Holding Perkebunan Nusantara untuk menghadirkan inovasi dalam memasarkan produk sekaligus mengedukasi masyarakat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...