Langsung ke konten utama

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi PTPN IV Regional III dan Petani Jagung di Siak untuk Bangun Kemandirian Pangan

  

Pekanbaru — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (persero), melalui PTPN IV Regional III, entitas yang bernaung di bawah Subholding PTPN IV PalmCo, merangkul kelompok tani di Kabupaten Siak, untuk membantu memperkuat ketahanan pangan melalui budidaya jagung.



Inisiatif tersebut direalisasikan entitas yang berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau tersebut melalui penyaluran bantuan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) kepada Kelompok Tani Maju Makmur, di Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (30/7/2025) mengatakan langkah itu merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya budidaya jagung yang saat ini tengah dijalankan oleh kelompok tani tersebut di atas lahan seluas 8 hektare.

"Sejak awal tahun ini, secara konsisten kita terus mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan melalui budidaya tanaman padi dan jagung. Alhamdulillah, bersama para petani dan masyarakat, kita bergandengan tangan mewujudkannya melalui beragam inisiatif, termasuk program TJSL ini," ujar Ahmad.

Ia menjelaskan program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat produksi pangan tersebut, turut bertujuan untuk mendorong kemandirian petani lokal.

Kabupaten Siak, kata Ahmad, memiliki potensi besar dalam pengembangan jagung, dan PTPN IV melihat hal ini sebagai peluang untuk turut serta membangun ketahanan pangan nasional dari daerah. "Melalui program TJSL ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi jagung lokal, sehingga petani bisa lebih mandiri, produktif, dan pertaniannya berkelanjutan," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa dukungan tersebut juga diharapkan mampu menjadi stimulan agar semakin bersemangat dalam mengembangkan sektor pertanian yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan ini turut menjadi bagian dari strategi PTPN IV PalmCo dalam memperluas kontribusi sosial dan ekonomi di berbagai wilayah operasionalnya, sejalan dengan visi perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan.

Sebelumnya, sukses merangkul petani sawit peserta program peremajaan sawit rakyat (PSR) melalui optimalisasi areal tanaman belum menghasilkan dengan skema intercropping atau tanaman sela padi gogo. Sukses dengan program di bawah arahan Holding Perkebunan Nusantara tersebut, PTPN IV Regional III turut menjalin sinergitas dengan Polri membudidayakan jagung pipil di Kabupaten Indragiri Hulu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...