Langsung ke konten utama

Mobil Komando, Kendaraan "Taktis" PTPN IV Regional III Optimalkan Produksi

  

Pekanbaru - PTPN IV Regional III, bagian dari Sub Holding PTPN IV PalmCo dengan wilayah operasional di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau, meluncurkan dua kendaraan taktis yang disebut dengan Mobil Komando.




 

Kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) yang sejatinya merupakan kendaraan dinas Group Manager Distrik Barat dan Distrik Timur tersebut disulap serta dilengkapi dengan piranti digitalisasi mutakhir.

 

Selain itu, kendaraan taktis tersebut turut dilengkapi dengan 20 unit drone, perangkat komputer portabel, hingga layanan internet yang langsung terhubung ke satelit Starlink.

 

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto di Pekanbaru mengatakan inovasi itu merupakan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan operasional perusahaan, terutama dari sisi on-farm.

 

"Jadi kita 'install' peralatan digitalisasi di masing-masing mobil para GM. Kemudian kita juga melengkapinya dengan piranti canggih seperti drone, tablet, dan satelit internet Starlink. Harapannya, Pak GM mampu melakukan monitoring dan pengawasan di areal perusahaan," kata pria berkacamata tersebut, baru-baru ini.

 

Sebelum resmi diluncurkan, mobil komando yang dipasang di kendaraan SUV dengan kemampuan 4WD itu terlebih dahulu telah melalui serangkaian uji coba selama lebih kurang dua bulan terakhir.

 

Hasilnya, manajemen dapat melakukan monitoring dan pengawasan secara langsung dengan menjangkau areal yang lebih luas, terutama untuk areal perusahaan yang baru dilakukan peremajaan atau tanaman belum menghasilkan (TBM).

 

Meski begitu, Ruri berharap baik piranti, prosesor, hingga sistem yang telah digunakan saat ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga, penggunaan mobil tersebut jauh lebih efektif dan efesien, termasuk diantaranya dapat memantau tegakan tanaman, menekan potensi pencurian, hingga optimalisasi produksi melalui penghitungan penggunaan pupuk secara presisi.

 

"Ini adalah langkah awal pemanfaatan IT dan digitialisasi yang Insya Allah kian memperkuat posisi kita dalam operasional dan pengawasan. Namun, model yang ada saat ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan. Tidak tertutup kemungkinan juga nantinya masing-masing manajer bisa memanfaatkan model ini," jelasnya.

 

Keberadaan mobil komando tersebut kian memperkuat semangat digitalisasi yang dilaksanakan perusahaan setelah sebelumnya Sub Holding PTPN IV meluncurkan PalmCo Business Cockpit (PBC).

 

PBC merupakan dashboard monitoring berbasis internet of things (IoT) yang menampilkan dan memproses data on-farm, off-farm, marketing, investasi hingga penerapan standar operasional prosedur perusahaan yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...