Langsung ke konten utama

Program Magang Berkarya “GAYA” Angkatan II, Ciptakan SDM Berwawasan

  

BANDARLAMPUNG—Sebanyak 31 sarjana fresh graduate lulusan dari berbagai perguruan tinggi, mendapat kesempatan pengalaman kerja (Magang) di PTPN IV dan PTPN I Regional 7 yang merupakan anak usaha dari PTPN III (Persero) melalui program Magang Bergaya (GAYA). Program magang berkarya merupakan program pendidikan untuk meningkatkan keterampilan, perilaku dan sikap kerja dalam bentuk praktik kerja.



Program Gaya ini untuk kedua kalinya dilaksanakan di Regional 7, untuk Angkatan pertama tahun 2023. Program Gaya ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam program magang dan mencetak SDM Nasional yang unggul dengan pemberian wawasan, keterampilan dan pengalaman kerja.

Dari keseluruhan total 323 pelamar magang, telah diterima 31 Peserta yang tentu saja lolos serangkaian tahapan tes, yakni seleksi administrasi, tes tertulis bidang tugas dan wawancara bidang tugas. Dari peserta yang lolos tersebut, 26 peserta akan bertugas di PTPN IV Regional 7 dan sebanyak 5 orang akan magang di PTPN I Regional 7.

Program Gaya ini berlangsung selama tiga bulan, dan pelaksanaanya akan dievaluasi. Board of Regional Management mengucapkan selamat kepada peserta magang yang telah lolos untuk menjalankan magang di PTPN Regional 7,” ungkap Region Head PTPN IV Regional 7 Denny Ramadhan saat membuka acara pembekalan, di ruang Harmonis, Selasa (1/10/2024).

 

Region Head PTPN IV Regional 7 Denny Ramadhan mengatakan, dengan dilaksanakannya program Gaya ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM yang bisa menghadapi persaingan global dan muncuk ide-ide baru sebagai alternatif penyelesaian pekerjaan.

PTPN Regional 7 menyadari sulitnya mencari pekerjaan di era saat ini. Dan melalui program ini  diharapkan dapat membantu para pencari kerja khususnya angkatan muda dalam meningkatkan kemampuannya untuk menjawab tantangan ke depan,”papar Denny”.

Ia berharap pembekalan yang dilanjutkan dengan pelaksanaan magang ini bisa diikuti dengan baik, sehingga dapat mempelajari bagaimana cara kerja yang sesungguhnya, karena dunia kerja berbeda dengan dunia Pendidikan. Belajar disiplin, menjalankan proses bisnis sesuai SOP, Instruksi Kerja dan Peraturan-Peraturan,serta dapat menambah ilmu dan wawasan di program ini.

Sementara SEVP Business Support PTPN IV Regional 7 Bambang Eko Prasetyo menjelaskan, saat ini banyak perusahaan yang sulit mencari pekerja yang memiliki skill memadai. Diharapkan melalui program ini bisa menciptakan sinergi dunia Pendidikan dan dunia industri sehingga bisa menghasilkan generasi pekerja produktif untuk menyambut Indonesia Emas.

Magang ini sebagai sarana rekrutmen tenaga yang professional. Ini kesempatan yang baik bagi adik adik yang bisa magang di perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia yaitu PalmCo.

Ia meminta kepada para sarjana yang mengikuti program magang ini, agar memanfaatkan kesempatan magang di PTPN dengan sebaik-baiknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...