Region Head PTPN IV Regional VI KSO Bersama Danrem Lilawangsa Menempuh Perjalanan Extrem Ziarah Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia
Aceh Utara - Region Head PTPN IV Regional VI KSO
Syahriadi Siregar didampingi Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Sarjani dan
rombongan bersama Komandan Korem (Danrem) 011 / Lilawangsa Kolonel Inf. Ali
Imram, Dandim 0103 / Aceh Utara Letkol Makhyar, beserta tim napak tilas
menempuh perjalanan ekstrem untuk bisa sampai ke Makam Pahlawan Nasional, di
Desa Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa
(02/07/2024).
Region Head PTPN IV Regional VI KSO Syahriadi Siregar
menyebutkan, Makam pahlawan nasional Cut Meutia salah satu monumen sejarah
perjuangan Indonesia, Cut Meutia adalah satu-satunya pahlawan nasional yang
jasadnya tidak ditemukan oleh para penjajah pada masa itu, meskipun sudah
berulang kali dicari sekutunya, sebab, jasadnya tersamar ditutupi rayap di
lokasi makam, namun, ternyata cut meutia ditembak oleh penjajah di sekitar tiga
ratus meter dari makam.
Kondisi makam pahlawan nasional Cut Meutia yang berada
di kawasan pelosok hutan Aceh Utara sangat perihatin, kondisi makam Pahlawan
nasional itu tampak tak terurus bahkan sampai kini akses untuk dilalui peziarah
menuju ke makam belum ada jalan yang dikatakan layak, ucap Syahriadi.
“Sebenarnya ini sangat memprihatinkan, sebab, tak ada
akses jalan yang bagus, tadi saya dan rombongan menggunakan motor trail dinas,
namun hanya sampai pertengahan aja, sebab tidak bisa dilalui kendaraan, sudah
kita coba menggunakan mobil offroad, namun juga tidak mampu hanya lima puluh
meter tembus kesusahan, hanya mengandalkan berjalan kaki agar bisa sampai ke
lokasi, karena keberadaan makam berada ditengah hutan," tegasnya.
Sebenarnya banyak yang ingin berziarah apabila ada
akses jalan yang memadai, dan ini bisa dijadikan wisata sejarah untuk mengingat
perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan hingga rela menaruh jiwa dan
raganya bertempur melawan penjajah, namun selain tidak ada akses jalan, kondisi
makamnya juga kurang terus, hanya alakadarnya oleh seorang kerabat dikenal
sebagai penjaga atau juru kunci bernama Muda Wali, jelasnya.
“Hari ini saya bersama Komandan Korem (Danrem) 011 /
Lilawangsa bersama tim datang ke sini untuk meninjau langsung bagaimana akses
jalan hingga kondisi makam, Insya Allah Mudah-mudahan kedepan pihak PTPN
melalui dana CSR bersama TNI akan berupaya berpartisipasi untuk perbaikan
makam," sebut Syahriadi Siregar.
Region Head PTPN IV Regional VI KSO beserta rombongan juga melaksanakan Doa bersama di Makam Cut Meutia yang dipimpin oleh Kapten Inf. Zulkhaizir.

Komentar
Posting Komentar