Langsung ke konten utama

PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE 137 PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA-PT RPN DENGAN TEMA CONNECTING THE PAST AND THE FUTURE FOR GROWTH AND SUSTAINABILITY

 


Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) yang didirikan pada masa kolonial Belanda tanggal 9 Juli 1887 dengan nama Profstation Oost Java (POJ) merupakan lembaga riset yang diperuntukkan untuk menjawab tantangan zaman terkait permasalahan industri gula di Indonesia. Pasang surut kinerja industri gula Indonesia sejak zaman kolonial hingga saat ini tidak pernah terlepas dari dukungan riset P3GI. Sampai saat ini, di usianya yang mencapai 137 tahun, P3GI berupaya terus melanjutkan estafet sebagai center of excellence bagi industri gula. Sejak bergabung di dalam pengelolaan PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) di tahun 2009, P3GI berupaya senantiasa untuk memberikan layanan terbaik bagi industri gula di Indonesia. 

Sejarah dan perkembangan industri gula Indonesia, bahkan dunia tidak terlepas dari peran P3GI. Bagaimana lembaga riset yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur ini berperan pada masa kolonial Belanda dalam meletakkan dasar pemuliaan tebu, meningkatkan taraf ekonomi masyarakat pribumi, menyetarakan gender antara peneliti perempuan dan peneliti laki-laki, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat pribumi dari pekerja kebun sampai peneliti di masa Hindia Belanda, arsipnya telah diakui sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta the Memory of the World Regional Committe for Asia and the Pacific  (MOWCAP) dari UNESCO.

Lembaga ini telah menghasilkan banyak teknologi dari hulu sampai hilir. Teknologi hasil risetnya meliputi teknologi on-farm dan off farm, pengembangan produk ikutan (co-product), pengelolaan lingkungan, dan kajian kebijakan. Peran besar P3GI dalam menghasilkan varietas tebu unggul akan selalu ditunggu oleh industri gula karena P3GI pernah melepas “The Wonder Cane” POJ 2878 yang mampu menyelamatkan dunia dari penyakit sereh. Dengan segala keterbatasan yang ada P3GI masih terus berupaya merakit varietas tebu dengan produktivitas dan rendemen tinggi, tahan kekeringan, tahan genangan, tahan hama dan penyakit penting untuk memperoleh “The Next Wonder Cane”. 

Dalam upaya untuk mendukung Program Swasembada Gula Nasional, P3GI telah merilis 6 varietas unggul baru yang diharapkan mampu meningkatkan produksi gula nasional pada tipologi wilayah yang sesuai. Varietas Unggul Baru tersebut meliputi PSNX-052, PSNXI-943, PSBM 971, PS Nusantara 053, PSKA 062 dan PSKA 095. Untuk mempercepat penyediaan benih tebu serta memperkaya pilihan varietas tebu unggul dalam mendampingi varietas tebu bina yang sudah ada, P3GI juga menjembatani stakeholders dalam melakukan introduksi varietas tebu asing sesuai dengan prosedur yang berlaku.  Kerja sama dengan lembaga riset luar negeri juga untuk mendukung program swasembada gula nasional juga difokuskan pada pengembangan metode perbanyakan tanaman melalui teknik kultur jaringan yang lebih baik untuk menghasilkan benih tebu yang sehat, bebas penyakit sistemik.  Tidak hanya itu riset untuk mengembangkan budidaya tebu berdasarkan konsep regenerative agriculture dengan lembaga riset luar negeri juga berpotensi untuk mendukung peningkatan produksi gula di Indonesia. 

Pada HUT ke 137 tahun ini, P3GI memulai rangkaian kegiatan pada tanggal 9 Juli 2024 dengan kegiatan  upacara, dilanjutkan acara tasyakuran & istighosah bersama segenap karyawan dan purna karyawan. Kegiatan rangkaian HUT 137 tahun akan diikuti dengan kegiatan lainnya yang tidak hanya melibatkan karyawan P3GI tetapi juga masyarakat Pasuruan. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi berbagi kegiatan sosial dan pendidikan seperti berbagi dengan anak yatim, donor darah, dan lomba menggambar. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai ungkapan syukur P3GI atas kesempatan untuk berkarya selama 137 tahun dan menjadi bagian dari masyarakat Pasuruan dalam membangun bangsa tercinta.

P3GI menyadari bahwa teknologi yang saat ini dihasilkan untuk komunitas industri gula adalah kelanjutan dari teknologi di masa lampau yang akan terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan jaman. Peran P3GI dalam menjalankan aktivitas riset akan terus diperkaya dengan melakukan pendampingan dan pengawalan kepada stakeholders. Usia 137 tahun adalah pijakan bagi P3GI untuk terus bertumbuh, berkarya dan berkontribusi untuk kemajuan industri gula nasional.  Tetaplah Jaya P3GI dengan semangat Connecting the past and the future for growth and sustainability.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei

  ( Kamis, 29 Februari 2024), PT Kawasan Industri Nusantara selaku Pengelola KEK Sei Mangkei menerima kunjungan Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja monitoring pengembangan CSR di KEK Sei Mangkei. Kegiatan yang dihadiri secara langsung oleh Ketua Komisi B Bapak Ahmad Fauzan Daulay, SEVP Business Support dan SEVP Operation PT Kawasan Industri Nusantara Bapak Alwin Abdi dan Bapak Kennedy N.P Sibarani membahas perkembangan dari KEK Sei Mangkei dan juga peningkatan CSR di sekitar KEK Sei Mangkei sebagai upaya kontributif pelaku usaha untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Kawasan. Sejak pendirian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang dikelola oleh PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) di Sumatera Utara, telah terjadi perkembangan yang signifikan dalam industri kelapa sawit dan karet di wilayah tersebut. KEK Sei Mangkei bertujuan untuk mengembangkan industri-industri strategis dan mendukung pertumbuhan ekonomi di ...