Langsung ke konten utama

Kemenko Perekonomian Apresiasi Kesiapan Lahan PTPN I Regional 2

 


Garut - PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 menerima Kunjungan Kerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ke Kebun Cisaruni dalam rangka Kegiatan Diskusi dan Kunjungan Lapangan, pada Jumat (7/6). Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera, S.T., M.Sc. beserta Asisten Deputi turut hadir pada kegiatan tersebut.

Kegiatan diskusi dan kunjungan lapangan tersebut merupakan salah satu strategi untuk pemenuhan pangan nasional oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang bekerjasama dengan BUMN untuk peningkatan ketahanan pangan nasional. Kunjungan bertujuan untuk meninjau lokasi lahan potensial dengan melihat kelayakan lahan, okupansi lahan, sumber air, infrastruktur akses ke lokasi dan hal – hal lain yang diperlukan.

Kunjungan lapangan dilaksanakan ke 3 titik lokasi yang berada di wilayah Kabupaten Garut Kebun Cisaruni PTPN I Regional 2, tepatnya di areal Pabrik Cisaruni Lama, Blok Cikandang dan Blok Cikembar. Seluruh lokasi tersebut dinilai sangat berpotensi untuk Pengembangan Program Ketahanan Pangan Nasional. Pemaparan materi dan sesi diskusi juga dilaksanakan terkait kesiapan seluruh pihak dalam pengembangan program ketahanan pangan nasional. 

Regional Head PTPN I Regional 2, Desmanto mengatakan bahwa PTPN dan stakeholder lainnya siap mendukung seluruh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, salah satunya program yang sekarang sedang dikembangkan yaitu untuk ketahanan pangan nasional. “Semoga dengan adanya program ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kerja sekitar Kebun Cisaruni PTPN I Regional 2 sehingga terciptanya hubungan harmonis dengan seluruh pihak terkait” ungkapnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera, S.T., M.Sc. menyampaikan apresiasi khusus kepada PTPN I Regional 2 atas kesiapan lahan di seluruh lokasi Kebun Cisaruni untuk mendukung pemerintah dalam Pengembangan Program Ketahanan Pangan Nasional. “Apresiasi saya berikan kepada PTPN I Regional 2 terutama seluruh pihak terkait di Kebun Cisaruni yang telah mengupayakan kesiapan lahan untuk mendukung Pengembangan Program Ketahanan Pangan Nasional. Semoga Langkah awal ini menjadi semangat bagi kita semua untuk selalu mendukung pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat” tutupnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh, Direktur Pemasaran PTPN III (Persero), Dwi Sutoro, Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I, Landi Rizaldi Mangaweang, Region Head PTPN I  Regional 2, Desmanto, SEVP Aset PTPN I Regional 2, Pulung Rinandoro, perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian BUMN, Perum Perhutani, PT. RNI, PT. Berdikari, Himbara, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan Gabungan Koperasi Susu Indonesia. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...