Langsung ke konten utama

Board of Region Management (BRM) PTPN IV Regional V Silaturahmi ke BPKP Kalsel, Bahas Program Pengentasan Stunting

 

Dalam suasana Ramadhan 1445 Hijriah, PTPN IV Regional V melakukan silaturahmi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan, 28/03/2024. Pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerjasama antara PTPN IV Regional V dan BPKP Kalsel dalam upaya meningkatkan tata kelola perusahaan serta kontribusi terhadap pembangunan.

Audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan tersebut dihadiri oleh Jajaran Board of Region Management PTPN IV Regional V yaitu Region Head Khayamuddin Panjaitan, SEVP Operation I Ihsan, SEVP Business Support M. Zulham Rambe, dan Group Manager Kalimantan Selatan Syaripuddin dan disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan Ayi Riyanto beserta Korwas Bidang AN Nirwikoro, Korwas Bidang IPP Abdul Karim, dan Pengendali Teknis Harley Davidson Sitanggang.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan, Ayi Riyanto berharap kontribusi PTPN IV Regional V terhadap masyarakat Kalimantan Selatan dapat ditingkatkan seperti halnya yang sudah dilakukan di Kalimantan Barat. Ayi yang merupakan mantan Kepala Perwakilan BPKP Kalbar tersebut mengatakan saat ini sedang berfokus terhadap angka stunting yang tinggi di Kalsel, sehingga diharapkan PTPN dapat menjadi testimoni untuk perusahaan-perusahan di Kalsel berkolaborasi bersama mengentaskan stunting

Selain stunting, Kepala Perwakilan BPKP Kalsel juga menanyakan informasi terbaru terkait proses bisnis PTPN IV Regional V yang ada di Kalimantan Selatan.

Region Head PTPN IV Regional V, Khayamuddin Panjaitan menyampaikan ada beberapa unit kerja yang saat ini sedang melakukan penanaman ulang dan penanaman konversi atau eks komoditi Karet menjadi Kelapa Sawit di Kalimantan Selatan.

Terkait penangan stunting, dikatakan Region Head PTPN IV Regional V, Perusahaan terus berkontribusi dan bersinergi dengan pemerintah setempat. Perusahaan menurutnya memiliki program penanganan stunting yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara sektor Perusahaan dan Pemerintah merupakan salah satu kunci dalam mengatasi masalah stunting,” tuturnya.

Sebagai bagian dari Perusahaan yang ada di Kalimantan Selatan, PTPN IV Regional V  bertekad untuk memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Melalui kemitraan yang erat antara PTPN IV Regional V dan BPKP Kalsel, diharapkan dapat terwujud percepatan dalam penanganan stunting, sehingga generasi masa depan Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. (*)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...