Langsung ke konten utama

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Perkuat Kemitraan Tebu Berkelanjutan Melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan – Batch 2


Yogyakarta – Tidak lama berselang, setelah suksesnya pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara pada hari Senin s.d. Kamis lalu (26-29/02/2024), Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkolaborasi kembali dengan PT LPP Agro Nusantara untuk menggelar pelatihan serupa untuk batch 2. Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara Batch 2 dilaksanakan di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta pada hari Rabu s.d. Sabtu (6-8/03/2024).


Pelatihan ini diikuti oleh 40 (empat puluh) petani tebu mitra binaan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang merupakan Sub Holding komoditi gula PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang mengelolan Pabrik Gula yang ada di lingkungan PTPN Group. Petani mitra tersebut berasal dari berbagai Provinsi mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan yang mempresentasikan lokasi Pabrik Gula milik PT SGN.


Pelatihan dibuka oleh SEVP Operation II PT SGN, Imam Cipto Suyitno, didampingi SEVP Operation PT LPP Agro Nusantara, Pugar Indriawan. Dalam sambutannya Imam Cipto menekankan pentingnya kolaborasi antar stakeholder tebu yang termasuk didalamnya adalah kemitraan petani dan pabrik gula (PT. SGN) untuk mendukung program percepatan swasembada gula yang dicanangkan dalam Perpres No. 40 Tahun 2023.


Program ini merupakan salah satu program Program ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PTPN III (Persero) dengan sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 17, yakni “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.   Dengan harapan, PTPN III (Persero) dan mitranya dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan dampak positif tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan. 


Selain itu, PTPN III (Persero) sebagai perusahaan yang diberikan tugas oleh pemerintah dalam percepatan swasembada gula terus berupaya mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan, salah satunya melalui program pengembangan petani tebu rakyat. Selain dukungan teknis budidaya di lapangan, peningkatan kompetensi petani tebu mutlak diperlukan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas gula yang di produksi perusahaan.


Selama kegiatan pelatihan, para petani tebu mitra dibekali pengetahuan dari aspek hard competency, yaitu standar teknis budidaya tebu dan adopsi mekasisasi dan optimalisasi teknis budidaya tebu di lahan sawah dan kering. Sedangkan aspek soft competency, antara lain yakni terkait kemitraan dan komunikasi sosial dalam industri tebu, membangun jiwa kewirausahaan, serta peningkatan kelembagaan tebu rakyat. Selain pembekalan materi, para petani tebu juga melaksanakan outing class untuk membangun pengembangan karakter petani tebu melaui kegiatan Outbond di kawasan Kaliurang Yogyakarta. Seluruh materi pelatihan disampaikan oleh Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara yang telah berpengalaman di bidangnya.


Pelatihan ditutup di sesi terakhir hari ketiga (8 Maret 2024) melalui pemaparan dan diskusi bersama dengan Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mahmudi, didampingi oleh Direktur PT LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Rahardjo. Dalam paparan oleh Mahmudi, disebutkan dukungan strategis PTPN III Persero untuk mitra petani tebu, beberapa diantaranya program makmur, bantuan bibit dan infrastruktur, pinjaman kemitraan, serta peningkatan kompetensi dan pendampingan budidaya tebu. Petani tebu juga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan permasalahan dilapangan sebagai masukan dan bahan evaluasi bagi perusahaan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...