Tasikmalaya - Situasi gejolak harga komoditas yang seringkali kurang memberi keuntungan kepada petani mendorong INACOM (Indonesia Commodity Market) mensosialisasikan Pasar Lelang Komoditas di Kota Tasikmalaya pada Kamis, 7 Maret 2024. Direktur INACOM mengajak pelaku industri komoditas di Jawa Barat untuk berkolaborasi di dalam pengembangan pemasaran komoditas bersama melalui Pasar Lelang Komoditas.
Salah satu tujuan pendirian Pasar Lelang Komoditas INACOM
adalah memberikan peluang peningkatan kesejahteraan kepada para petani.
"Kami mendirikan Pasar Lelang Komoditas salah
satunya agar bisa menciptakan harga yang wajar dan berkeadilan bagi para pelaku
industri komoditas," ujar Arif Budiman, Direktur INACOM di depan peserta
Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas di
Tasikmalaya, Kamis, 7 Maret 2024.
Arif Budiman selanjutnya menyampaikan, kolaborasi yang
baik antara petani komoditas, Penyelenggara Pasar Lelang, pengelola gudang, dan
lembaga pembiayaan akan menciptakan sebuah ekosistem pasar komoditas yang
menguntungkan seluruh pemangku kepentingan.
"INACOM sebagai marketplace yang berpengalaman
puluhan tahun dalam pemasaran komoditas di Indonesia mengharapkan para petani
di Jawa Barat bisa berkolaborasi dalam menciptakan masa depan ekosistem
komoditas yang lebih bersaing secara nasional, bahkan global," ajak Arif.
INACOM PT KPBN adalah anak perusahaan Holding BUMN
Perkebunan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang
penjualan, dan tangki timbun komoditas perkebunan. Setelah mengantongi izin
dari Bappebti pada akhir tahun 2023 dan menandatangani kerjasama dengan PT
Kliring Berjangka Indonesia, INACOM mulai mengembangkan usaha penyelenggaraan
pasar lelang komoditas di Indonesia.

Komentar
Posting Komentar