Langsung ke konten utama

Direktorat Jenderal Pajak Gelar FGD Bersama PT KPBN untuk Tingkatkan Pemahaman Pajak Sektor Industri Kelapa Sawit

 

Pangkalpinang – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan efektivitas pemeriksaan pajak di sektor industri kelapa sawit, Direktorat Jenderal Pajak, melalui Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN). Acara ini dilaksanakan di Bangka Belitung pada 27 Februari 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun kerangka acuan serta bahan ajar pelatihan pemeriksaan wajib pajak yang bergerak di sektor industri kelapa sawit.

PT KPBN, yang diwakili oleh Kepala Bagian Bursa dan Pengembangan Bisnis, Andrial Saputra, hadir dalam acara tersebut untuk memberikan pemahaman mendalam tentang proses bisnis, perizinan, hingga pembentukan harga dalam industri kelapa sawit di Indonesia. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta dari kalangan pemeriksa pajak se-Indonesia ini, bertujuan untuk memberikan insight serta pemahaman praktis yang akan sangat berguna dalam melaksanakan tugas pemeriksaan pajak di lapangan.

Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia, tidak hanya sebagai sumber pendapatan ekspor tapi juga sebagai penyedia lapangan kerja yang luas. Namun, kompleksitas dalam proses bisnis dan pembentukan harga sering kali menjadi tantangan dalam pemungutan dan pemeriksaan pajak. Melalui FGD ini, Direktorat Jenderal Pajak berharap dapat meningkatkan kompetensi pemeriksa pajak dalam mengidentifikasi potensi penerimaan pajak serta mengatasi tantangan yang ada di sektor industri kelapa sawit.

FGD ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan pemahaman pemeriksa pajak tentang sektor industri kelapa sawit tetapi juga membantu dalam penyusunan kerangka acuan dan bahan ajar pelatihan yang lebih relevan dan efektif. Ini merupakan langkah positif dalam upaya memastikan keadilan dan kepatuhan pajak di sektor ekonomi kritis ini, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...