Langsung ke konten utama

PalmCo Regional 3 Performance League, Ajang Penghargaan Kebun PKS Plasma Terbaik

 


Pekanbaru - Untuk pertama kalinya, PTPN IV PalmCo Regional 3 meluncurkan PalmCo Regional 3 Performance League 2024, ajang penghargaan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas para karyawan kebun,  pabrik kelapa sawit, serta kebun plasma atau mitra perusahaan.

 

PalmCo Regional 3 Performance League 2024 resmi bergulir usai diluncurkan secara langsung oleh Region Head PTPN IV PalmCo Regional 3 Rurianto didampingi SEVP Operation Arief Subhan Siregar, SEVP Business Support Ahmad Diponegoro, serta para Kepala Bagian Perusahaan.

 

Rurianto dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Rabu (14/2/2024) mengatakan ajang penghargaan yang digulirkan tersebut berbeda dengan penghargaan yang pernah dilaksanakan selama ini.

 

Dalam ajang ini, ia mengatakan, akan diberikan penghargaan setiap bulan sepanjang tahun 2024. Para pemenang akan mendapat predikat Winner of the Month dan diumumkan melalui media sosial perusahaan.

 

Selanjutnya, penilaian diakumulasikan dan setiap tiga bulan akan diumumkan Pemenang Utama untuk berhak meraih hadiah uang tunai, sertifikat, dan piala.

 

"Regional 3 Performance League akan berlangsung selama setahun. Setiap bulan akan ada penghargaan bagi kebun dan pabrik kelapa sawit terbaik. Selanjutnya, akan ada pemenang utama setiap tiga bulan berdasarkan penilaian kinerja selama tiga bulan berturut-turut," kata dia.

 

Secara rinci, ia menjelaskan telah disiapkan tim penilai independen dari masing-masing bagian, mulai dari Bagian Tanaman, Teknik Pengolahan, Distrik Petani Mitra, Keuangan, SDM dan Sistem Manajemen, serta Bagian Pengawas Wilayah. Tim penilai tersebut berada di bawah pengawasan SEVP Operation dan SEVP Business Support secara langsung.

 

"Kita telah menyiapkan tim independen untuk menilai kinerja kebun dan PKS. Tim independen yang melaksanakan penilaian tanpa ada intervensi dari siapapun," tegasnya.

 

Sementara itu, sejumlah kriteria telah ditetapkan dalam pemilihan kebun dan PKS terbaik. Untuk kebun misalnya, kriteria penilaian meliputi produktivitas, produksi, harga pokok kebun, kecepatan dan ketepatan pelaporan data, prestasi panen, hingga perolehan brondolan.

 

Sementara penilaian untuk kompetisi terbaik meliputi aspek kierja olahan tandan buah segar, crude palm oil (CPO), rendemen, hingga harga pokok produksi. Selain itu, juga terdapat aspek kecepatan dan ketepatan pelaporan data, estetika, value creation serta efesiensi.

 

Selanjutnya, penilaian untuk Kebun Plasma meliputi capaian produksi pembelian bahan baku, capaian kinerja finansial, input data PSR dan verifikasi, serta capaian produktivitas plasma berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

 

"Kami berharap program ini menjadi trigger untuk terus mengakselerasi transformasi, jadi ajang inovasi, serta memperkuat perbaikan-perbaikan yang selama ini telah kita usung bersama," jelasnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...