Langsung ke konten utama

Bungo di Rendam Banjir, PTPN IV Regional 4 Turun

Jambi - Banjir besar akhir tahun 2023 Minggu lalu, di Kabupaten Bungo membuat sebagian saudara-saudara kita di Bungo menderita lahir batin. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi (eks PTPN 6), merasakan penderitaan itu dan langsung turun tangan membantu sekedar meringankan beban mereka. Bantuan dari perusahaan perkebunan sawit milik pemerintah di Jambi ini disinergikan dengan BUMN lain dalam wadah Rumah BUMN Jambi.

 

“”Sekedar meringankan beban korban banjir di Kabupaten Bungo, kami memberikan bantuan uang tunai Rp15.000.000, yang di konfersi menjadi bahan sembako”” kata Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTPN IV Regional 4, Muhammad Ridwan, Kamis (04/01/2023).

 

Menurut Sekper, bantuan diberikan secara sinergitas diantara BUMN yang ada di provinsi Jambi dibawah Rumah BUMN Jambi. Seluruh BUMN yang tergabung di Rumah BUMN turun serta membantu korban banjir bandang di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Bantuan berupa paket sembako.

 

“”Jadi kami paguyuban Rumah BUMN Jambi berkumpul dan bicara bagaimana meringankan beban saudara-saudara di Bungo. Akhirnya kami sepakat kumpulkan bantuan menjadi satu. Penyaluran bantuan tetap melalui Rumah BUMN Jambi,”” tegas Muhammad Ridwan.

 

Untuk di ketahui, banjir bandang di kabupaten Bungo akhir tahun 2023 lalu merendam 13.850 rumah warga di 16 kecamatan dan 80 desa di Bungo, sehingga menyebabkan mereka mengungsi menghindar dari derasnya banjir yang mencapai satu meter lebih atau sebatas dada orang dewasa.

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...