Langsung ke konten utama

Aspekpir Anugerahkan Penghargaan PTPN IV Regional V Atas Kontribusinya Akselerasi PSR

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Kalimantan Barat memberikan penghargaan kepada PTPN IV Regional V yang dinilai telah berkontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas sawit petani melalui program peremajaan sawit rakyat atau PSR. Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Aspekpir Kalimantan Barat (Kalbar) YS Marjitan dan diterima langsung Region Head PTPN IV Regional V, Khayamuddin Panjaitan.

Ketua Aspekpir Kalbar, YS Marjitan dalam keterangannya mengatakan penghargaan tersebut diserahkan kepada PTPN IV Regional V dalam kegiatan 'Pengukuhan Aspekpir Kabupaten Landak dan Sanggau serta Awarding Komitmen Mewujudkan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat dan Kemitraan Berkelanjutan Bagi Kesejahteraan Bersama Menuju Indonesia Emas 2045' yang digelar di Hotel Aston Pontianak, Rabu (24/01/2024).

"Keberadaan PTPN IV Regional V tidak dinafikan akan menjadi nafas baru dalam penguatan petani sawit, terutama di Kalimantan Barat. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan kami atas komtimen PTPN IV untuk terus memperkuat petani sawit. Semoga kemitraan ini dapat terus berjalan dengan baik di masa mendatang," kata Marjitan.

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak atas kontribusi positifnya dalam memperkuat para petani rakyat, tak terkecuali PTPN IV. Keberadaan PTPN baginya telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam meningkatkan kesejahteraan para petani sawit sejak lama.

Lebih jauh, Marjitan mengatakan bahwa perkebunan sawit masyarakat di Kalimantan Barat telah memasuki usia generasi kedua, terutama di Landak dan Sanggau. Sehingga, lanjutnya, perlu sinergi seluruh pihak untuk memperkuat petani sawit rakyat di masa mendatang.

Dalam momen tersebut, Aspekpir Kalbar juga melakukan pelantikan terhadap pengurus Aspekpir Landak dan Aspekpir Sanggau. Marjitan mengatakan, pelantikan Aspekpir akan memperkokoh keberadaan Aspekpir di Kalimantan Barat.

Keberadaan Aspekpir Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau menjadi strategis, terutama menjadi mitra perusahaan yang saat ini sudah bertransformasi menjadi entitas usaha baru yang dikelola oleh PTPN IV.

"Kondisi kebun di Landak dan Sanggau sudah memasuki kebun generasi kedua yang saat ini sedang digalakan Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR yang membutuhkan dukungan seluruh pihak," tuturnya.

Ia berharap dengan menempatkan kelembagaan petani sebagai subjek pembangunan dalam menjalin kemitraan usaha bagi terwujudnya industri sawit berkelanjutan bersumber kesejahteraan bersama.

Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional V, Khayamuddin Panjaitan yang menerima secara langsung penghargaan mengapresiasi penghargaan yang diberikan Aspekpir tersebut berharap Aspekpir terus menjadi mitra pembangunan yang strategis bagi PTPN IV khususnya Regional V.

“Kita harapkan Aspekpir yang ada saat ini di Kalbar dan Indonesia akan terus berjaya dan sukses ke depannya," tuturnya lagi.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Andi Nur Alamsyah turut berbangga atas kehadiran PTPN IV yang kini menjadi perusahaan dengan luasan sawit terbesar di dunia. "Tentunya ini menjadi kebanggan kita bersama yang harus kita jaga," katanya.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...