Langsung ke konten utama

Perdalam Potensi dan Sinergi, Board of Regional Management PTPN I Regional 4 Langsungkan Kunjungan Kerja ke Kebun Tembakau dan HGU Tebu

 


Surabaya – Board of Regional Management PT Perkebunan Nusantara I Regional 4 langsungkan kunjungan kerja ke kebun tembakau dan HGU tebu pada Kamis (11/01) hingga Jumat (12/01). Kunjungan kerja kali ini dalam rangka memperdalam potensi bisnis perusahaan khususnya untuk komoditas tembakau ke depan.

Adapun kunjungan dimulai dari Kebun Ajong Gayasan, Jember yang merupakan salah satu kebun dengan penghasil tembakau terbaik di Indonesia dan dilanjutkan dengan Kebun HGU Tebu Glenmore, Banyuwangi pada Kamis (11/01). Kunjungan kemudian berlanjut pada Jumat (12/01) ke Kebun HGU Baluran.

Melalui kunjungannya ke Kebun Ajong Gayasan, Subagiyo selaku Region Head PTPN I Regional 4 berdiskusi langsung dengan perwakilan buyer serta karyawan kebun. Sementara itu, Darmansyah Siregar selaku SEVP Operation PTPN I Regional 4 membuka ruang diskusi bersama koordinator serta manajer kebun mengenai potensi karet di HGU Glenmore. Sesi diskusi berfokus untuk membahas sejumlah langakh strategis dalam menghadapi potensi kendala serta memaksimalkan potensi bisnis yang dimiliki guna memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mencapai target kinerja tahun 2024.

“Kunjungan ini sebenarnya saya ingin mendengarkan secara langsung mengenai proses bisnis dari tembakau. Tahap awal kemarin, pak Darmansyah sudah memutuskan ada penambahan areal menjadi 50 ha untuk kebun tembakau di Kebun Klaten, mudah-mudahan semua teman-teman di sini siap untuk memberikan yang terbaik. Mari kita jadikan momentum ini sebagai peluang untuk berkontribusi secara positif,” terang Subagiyo.

Menyikapi kebijakan manajemen dalam menambah luasan areal, perwakilan karyawan Kebun Klaten yang turut hadir pun menyatakan kesiapannya dalam menjalankan amanah tersebut.

“Kami teman-teman di Kebun Klaten selalu optimis, pak. Kebun Klaten akan selalu sukses untuk menjalankan amanah ini. Bahkan harapan kami, kami bisa kembali di era dahulu, bisa melakukan tanam di atas 200 ha,” ujar salah satu perwakilan Kebun Klaten.

Kunjungan kali ini juga sekaligus momentum bagi Board of Regional Management PTPN I Regional 4 untuk dapat memberikan apresiasinya kepada karyawan yang telah mendukung kinerja operasional tembakau di Kebun Ajong Gayasan.

“Terima kasih ibu-ibu semua atas kerja sama ibu-ibu yang sudah memberikan kinerja terbaik, sehingga kita bisa melakukan penjualan tembakau dengan hasil yang maksimal,” ujar Darmansyah kepada karyawan Perempuan kebun Ajong Gayasan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...