Langsung ke konten utama

Salurkan Dana Ratusan Juta Rupiah, PTPN IV Regional 4 Tunjukan Kepedulian Lewat Program TJSL

 

Sepanjang tahun 2023 ini, telah mengucurkan dana mencapai Rp 476.531.249 untuk program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

PLT Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN IV REGIONAL 4 Muhammad  Ridwan mengatakan, dana yang dikaluarkan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan.

"Dan merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas," kata Muhammad  Ridwan, Senin (12/12).

Muhammad Ridwan menerangkan, PTPN IV REGIONAL 4 memiliki empat program TJSL yang telah disusun dalam rencana kerja jangka paanjang tahun 2023, yaitu pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan, serta pilar hukum tata kelola.

Adapun bentuk bantuan pilar sosial yaitu, bantuan kelaparan seperti bantuan penderita gizi akut atau stunting, bantuan kemiskinan berupa pembagian beras, serta pembagian daging sapi berkualitas dalam kegiatan kurban.

"Ada juga batuan pendidikan dalam bentuk beasiswa. Total untuk pilar sosial ini dana yang sudah diberikan Rp 182.415.000," ungkap Ridwan.

Selanjutnya, bantuan pilar ekonomi mencakup bantuan pembinaan kemitraan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), bantuan infrastruktur berupa perbaikan dan pembuatan jalan, bantuan pertumbuhan ekonomi dan kelayakan seperti bantuan ke panti asuhan, serta pembangunan tempat ibadah.

"Untuk pilar ekonomi ini, total sudah kami serahkan Rp 179.207.500 di berbagai tempat di Provinsi Jambi maupun Sumatera Barat," kata Ridwan.

Berikutnya, pilar lingkungan meliputi bantuan pembuatan sumber air bersih dan sanitasi berupa sumur bor dan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), penanganan perubahan iklim dalam bentuk pembagian masker, serta bantuan untuk pertahanan keberlangsungan ekosistem baik di darat maupun di laut.

"Untuk pilar lingkungan sudah dikeluarkan bantuan senilai total Rp 112.704.649," sebut Muhammad Ridwan.

Terakhir, bantuan untuk pilar hukum tata kelola berupa perdamaian serta keadilan kelembagaan yang tangguh. Untuk itu PTPN IV Regional 4 memberikan bantuan peralatan kantor seperti Polsek dan Koramil.

"Tahun lni kami beri bantuan lemari file kabinet, satu set meja kursi tamu untuk Koramil Geragai dan bantuan CPU komputer untuk Polsek Geragai," katanya.

Lebih lanjut, Muhammad Ridwan mengatakan hingga akhir tahun nanti dana TJSL masih akan disalurkan sesuai dengan program yang telah disusun. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...