Langsung ke konten utama

Rumah Layung Rancabali Tea Resort: Pesona Romantis dalam Keindahan Alam Ciwidey

 

Ciwidey – Rancabali Tea Resort mengumumkan kehadiran unit penginapan baru yang memukau, Rumah Layung. Berlokasi di tengah kebun teh Rancabali, Ciwidey, Rumah Layung menggabungkan harmoni antara konsep rumah kayu yang unik dan fasilitas modern untuk menciptakan pengalaman menginap yang tak terlupakan.

Rumah Layung, dengan desain kerucutnya yang khas, menawarkan suasana yang hangat dan alami. Dengan kapasitas maksimum untuk 4 orang dan dilengkapi dengan 2 kasur king size, pengunjung dapat merasakan kenyamanan yang istimewa dalam lingkungan yang alami.

Salah satu daya tarik utama Rumah Layung adalah fasilitas Jacuuzzi pool, yang tidak hanya menyajikan kehangatan tetapi juga bisa dihias dan diatur khusus untuk momen honeymoon yang romantis. Pengunjung yang menginap di Rumah Layung memiliki kesempatan untuk merayakan momen spesial mereka dalam suasana yang penuh kehangatan.

"Tinggal di Rumah Layung adalah pengalaman unik yang membawa Anda lebih dekat dengan alam dan kesejukan Ciwidey. Fasilitas Jacuuzzi pool dan dekorasi khusus untuk honeymoon menjadikan setiap kunjungan di Rumah Layung sebagai momen yang tak terlupakan," kata Reza, Manajer Agrowisata PTPN I Regional 2.

Rumah Layung juga menyediakan water heater untuk kenyamanan ekstra, memastikan bahwa pengunjung bisa merasakan kehangatan ditengah udara dingin nan sejuk Ciwidey. Carpool di bagian depan Rumah Layung memudahkan akses dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung yang membawa mobil. Parkir langsung di depan unit memberikan kenyamanan layaknya di rumah sendiri.
Unit ini juga menyediakan layanan dekorasi khusus untuk pasangan yang merayakan pernikahan baru mereka. Dengan sentuhan romantis dan suasana yang intim, Rumah Layung di Rancabali Tea Resort adalah destinasi impian untuk bulan madu yang berkesan.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman menginap yang tak terlupakan bagi para tamu kami. Rumah Layung adalah pilihan yang sempurna untuk mereka yang mencari kesejukan alam Ciwidey tanpa kehilangan kenyamanan dan kemewahan," tambah Reza.

Dengan daya tariknya yang unik dan fasilitas eksklusifnya, Rumah Layung di Rancabali Tea Resort menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati liburan akhir tahun yang berkesan di tengah keindahan alam Ciwidey.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...