Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mendapat dukungan penuh untuk mendirikan lembaga konservasi oleh perusahaan perkebunan milik negara di Jambi.
“Kami dari PTPN VI mendukung gagasan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mendirikan lembaga konservasi untuk perkembangan dunia pendidikan di Provinsi Jambi,” kata Direktur PTPN VI M Iswan Achir, di Jambi Selasa.
Pihak PTPN dalam pertemuan itu didampingi SEVP Operation Oshutri Anwar, menyambut dan berdiskusi dengan Rektor UIN Prof Dr H Su'aidi, Wakil Rektor 1 Dr Rofiqoh Ferawati, M.EI dan Wakil Rektor III Dr Bahrul Ulum, MA, di Aula PTPN VI.
Rektor Prof. Su'aidi
menjelaskan perlunya dukungan semua pihak dalam menyiapkan sarana dan prasarana
kampus sebagai tempat belajar diantaranya dukungan PTPN dalam membentuk lembaga
konservasi.
Lembaga Konservasi sebagai
wadah dalam pengembangbiakan terkontrol, penitipan satwa, menjaga kemurnian
genetik satwa penyelamatan satwa dan paru-paru kota.
"UIN Jambi akan menjadi
Perguruan Tinggi pertama yang memiliki Lembaga Konservasi," kata Su’aidi.
Dalam pertemuan itu, PTPN VI
mendukung Lembaga Konservasi UIN Jambi sebagai tempat edukasi, rekreasi dan
pariwisata sehat, disamping sebagai tempat penelitian dan pengembangan ilmu
pengetahuan.
“PTPN VI dan UIN STS Jambi
segera menjalin kerjasama dengan menyiapkan MoU,” kata Direktur PTPN VI M Iswan
Achir.
Pihak perusahaan perkebunan
negara itu juga akan menyumbangkan dua ekor rusa tutul sebagai tambahan koleksi
Lembaga Konservasi UIN Jambi yang dalam waktu dekat segera diwujudkan.

Komentar
Posting Komentar