Langsung ke konten utama

Dukung Kemajuan Ekonomi Desa Dan Kualitas Ibadah Masyarakat, PTPN XI Berikan Total Bantuan Dana 50 Juta Rupiah

 

Gambar 1 Kasubag TJSL PTPN XI (kanan) bersama dengan Kepala Desa Nogosari (kiri) | Sumber: Dokumentasi Perusahaan

Surabaya – Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) berikan bantuan berupa dana sebesar 50 juta rupiah pada Rabu (01/10) ke dua titik lokasi, yakni Pasar Desa Nogosari dan Masjid Jami Nurul Hasan. Bantuan diserahkan langsung oleh Kasubag TJSL PTPN XI, Diah Rosita Sari kepada Kepala Desa Nogosari, Esa Husada dan Takmir Masjid Nurul Hasan, Masyhuri.

Diah Rosita mengungkapkan pemberian bantuan ini dilatarbelakangi oleh bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PTPN XI dalam rangka mendukung ekonomi desa dan kualitas ibadah masyarakat yang masih berada di sekitar wilayah kerja PTPN XI.

“Ini adalah bantuan untuk masyarakat yang berada di sekitar perusahaan, seperti pasar desa Nogosari agar dapat meningkatkan penjualan dengan memberikan pendanaan pembangunan untuk bidang-bidang di pasar tersebut. Sedangkan yang di Masjid Nurul Hasan ini juga upaya kami untuk dapat memberikan fasilitas masyarakat agar kualitas ibadahnya makin meningkat. Hal ini juga sesuai dengan permen nomor satu dari kementerian BUMN yaitu untuk menciptakan CSR di lingkungan masyarakat sekitar,” ungkap Diah Rosita.

Esa Husada selaku Kepala Desa Nogosari pun menyampaikan terima kasih atas bantuan TJSL yang diberikan oleh PTPN XI. Menurutnya, hal ini akan bermanfaat bagi pemerintah desa yang saat ini tengah mengupayakan legalitas lahan pasar serta pembangunannya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PTPN XI yang telah memberikan dana CSR untuk pembangunan pasar desa kami. Harapan kami, CSR ini dapat berlanjut dari tahun ke tahun. Karena tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa kami, sehingga kami bisa membangun pasar dan meningkatkan perekonomian kita,” terang Esa.

Esa juga menjelaskan bahwa konsep Pasar Desa Nogosari bisa disebut sebagai hal yang baru. Sebab notabene, pasar dikelola oleh pemerintah kabupaten, tapi desa Nogosari melakukan inisiatif agar hasil bumi desa Nogosari, Kabupaten Jember dapat dipasarkan langsung oleh warganya. Dengan demikian, konsep ekonomi dari warga untuk warga dapat terwujud.

Suyono, selaku salah satu warga Desa Nogosari yang sekaligus penyewa kios pasar tersebut turut mengungkapkan dengan adanya pembangunan pasar yang mulai berjalan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kondusivitas dalam berdagang.


Gambar 2 Penyerahan dana bantuan pembangunan Masjid Nurul Hasan | Sumber: Dokumentasi Perusahaan

“Alhamdulillah keadaan sekarang sudah lebih tertata rapi, jauh lebih nyaman dari sebelumnya,” ungkap Suyono.

Selain memberikan bantuan kepada Pasar Desa Nogosari, pada waktu yang sama, PTPN XI juga memberikan bantuan dana kepada Masjid Jami Nurul Hasan. Sebuah masjid yang berlokasi di daerah Jatiroto, Lumajang. Masyhuri selaku Takmir Masjid sekaligus Ketua Pelaksana Pembangunan Masjid menyatakan alokasi dana yang diterima ini akan digunakan untuk membangun area kamar mandi masjid.

“Untuk PTPN XI yang sudah membantu Masjid Nurul Hasan, kami ucapkan sangat-sangat terima kasih. Nantinya dana yang kami peroleh ini akan kami alokasikan untuk pembangunan kamar mandi. Mengingat dana untuk pembangunan kamar mandi dari kami sangat menipis,” ujar Masyhuri dengan penuh sumringah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Dirut PT SGN dan Direktur Jenderal Kementan RI Kunjungi PG Ngadirejo, Gelar FGD dan Cek Proses Produksi Gula

    PG Ngadiredjo   kedatangan tamu penting Kamis (17/10) kemarin. Yaitu Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi SP MSi dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Tri Widarto SSi MSc. Dirjenbun Kementan kerja foto bersama dirut PT SGN Kedatangan keduanya untuk menggelar forum group discussion (FGD). Turut hadir dalam diskusi tersebut yakni perwakilan pemerintah daerah serta mitra petani. Setelah berdiksusi, seluruh tamu melihat langsung proses produksi gula di dalam pabrik. Mulai di stasiun gilingan hingga ke stasiun pengemasan. Lalu, ditutup dengan penandatanganan karung gula hasil produksi. foto bersama pada acara FGD ditempat aula rekola PG Ngadirejo Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada gula 2028. Melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi. Direktur Utama  PT SGN  Mahmudi mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu ra...

PT RPN Meresmikan Kios Kopyor Bogor yang Terletak di Kebun Percobaan Ciomas

  Bogor, 11 Juli 2024, Telah diresmikan Kios Kopyor Bogor yang berlokasi di Kebun Percobaan Ciomas Jln. Jabaru 2 No. 28, Pasirkuda Kota Bogor Barat yang dikelola oleh PPKS Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara. Acara peresmian ini dihadiri oleh Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia; Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I PT RPN, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II PT RPN, Misnawi; Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto; Kepala PPKS Unit Bogor, Agus Susanto; Inventor Kelapa Kopyor; Peneliti Senior dan IKBI PT RPN.   Hadir juga sebagai undangan Kepala BPSBP serta Kepala Bidang Pariwisata Kota Bogor.   Acara diawali dengan penampilan angklung dari Anfaya & Sixerhood Group yang membawakan lagu Nasional dan Lagu Daerah, momen tersebut sangat diapresiasi oleh Komisaris Utama PT RPN dalam sambutannya yaitu “Saya sedang membayangkan menikmati segarnya buah kelapa kopyor sembari diiringi merdunya suara angklung seperti tadi” ujar Sjukrianto.   ...