Langsung ke konten utama

Melalui PTPN XIII, Holding Perkebunan Serahkan Beasiswa Kepada Mahasiswa Di Kalimantan

 

Holding Perkebunan melalui PTPN XIII Serahkan Beasiswa Kepada Mahasiswa Di Kalimantan - Foto (holding)

BUMN Holding Perkebunan PTPN III (Persero) berkontribusi terhadap peningkatan pendidikan, terutama pendidikan tinggi, melalui pemberian beasiswa D3-S1. Hal itu dilakukan melalui salah satu Anak Perusahaannya, PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII), yang telah memberikan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa/mahasiswi yang memiliki keterbatasan finansial pada 2023 (30/10/2023).

Penerima beasiswa tersebut berasal dari 10 kabupaten yang termasuk ke dalam wilayah kerja utama TJSL PTPN XIII. Mereka tengah menempuh pendidikan diberbagai Perguruan Tinggi di Universitas Tanjungpura Pontianak, Institut Agama Islam Negeri Pontianak,  Politeknik Negeri Pontianak, Perguruan Tinggi Negeri Kemenkes Banjarmasin, Universitas Palangkaraya, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Politeknik Negeri Tanah Laut, Universitas Mulawarman Samarinda, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Politeknik Negeri Samarinda, dan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

"Langkah ini merupakan salah satu bukti upaya PTPN Group untuk terus mengambil peran strategis dalam mendorong peningkatan potensi daerah melalui penyelenggaran program TJSL," kata Direktur PTPN XIII Rizal H. Damanik.

Menurut Direktur PTPN XIII Rizal H. Damanik, kemampuan, pengalaman, dan sumber daya yang dimiliki PTPN XIII bisa memberikan sumbangsih untuk kemakmuran masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dalam pengembangan potensi daerah tersebut, PTPN XIII yakin insklusivitas dan kearifan lokal harus tetap dijaga.

Selain pemberian beasiswa, seluruh penerima beasiswa dari PTPN XIII juga diberikan pembekalan dari Manager Unit Kerja untuk dapat meningkatkan soft skill yang berguna bagi pengembangan kapasitas seperti wawasan kebangsaan, pelestarian lingkungan dan budaya, sikap toleransi, komunikasi dan kepemimpinan, serta pengembangkan kualitas diri. PTPN XIII berharap, hal ini dapat membantu para penerima beasiswa untuk menjadi pribadi yang lebih unggul. Mereka juga diharapkan siap menjadi agent of change untuk daerahnya masing-masing.

Sementara itu, rangkaian Program Pemberian Beasiswa D3-S1 merupakan program lanjutan yang telah digagas sejak 2021 lalu. Langkah yang diambil PTPN XIII ini menjadi fokus utama sebagai pilar sosial TJSL. PTPN XIII akan selalu fokus dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah serta rencana pembangunan daerah dan nasional. PTPN XIII percaya, peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi dapat meningkatkan kualitas serta kemandirian masyarakat lokal di sekitar operasi perusahaan.

Pelaksanaan program yang telah dimulai sejak 2021 tetap dengan melakukan proses seleksi awal penerima beasiswa. Selama melaksanakan program pemberian beasiswa D3-S1 PTPN XIII juga telah memiliki beberapa pencapaian yaitu mampu meningkatkan akses terhadap pendidikan tinggi di wilayah sekitar operasi Perusahaan.

Beberapa desa di sekitar perusahaan yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah Desa Kelompu, Desa Sebuduh, Desa Kampuh, Desa Sungai Mayam, Desa Pemuda, Desa Ambungan, Desa Modang, Desa Lombok, Desa Semuntai, dan Desa Pait. Melihat manfaatnya yang cukup besar bagi peningkatan pendidikan, program tersebut akan terus dilaksanakan. Hal ini akan mempengaruhi peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. (holding/cc)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit. POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.  Konferensi tahun ini bertujuan untu...

Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

  Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024). Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya. “Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono. Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningk...

Hijaukan Pantai Oesapa, Holding Perkebunan Nusantara melalui PT RPN Tanam 100 Pohon Bakau

   Kupang, 14 Agustus 2025  –  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir di Pantai Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur,  pada 14 Agustus 2025 . Bersama Gamal Institute dan Carlo Institute, PT RPN memadukan kegiatan edukasi bisnis dengan aksi nyata konservasi melalui penanaman 100 anakan bakau. Kegiatan bertajuk  “Kiat Sukses Berbisnis Perbenihan Perkebunan”  ini tidak hanya memberikan wawasan praktis seputar strategi bisnis perbenihan, tetapi juga menghadirkan aksi peduli lingkungan. Kolaborasi edukasi dan konservasi tersebut menjadi nilai tambah sekaligus inspirasi bagi peserta untuk mengaitkan aspek bisnis dengan upaya pelestarian alam. “Pantai Oesapa memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingga penting untuk dijaga keberlanjutannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah deng...